srbnews.id
Kritis dan Membangun

Badiklatda PDIP Banten Segera Gelar Pelatihan Kader Idiologis

SERANG (SRBNEWS.ID) – Kehadiran Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklatda) PDI Perjuangan Prov Banten Sebagai tonggak pelatihan dalam mempersiapkan kader-kader ideologi untuk mengabdi sebagai petugas partai. Hal itu terbukti dari kaderisasi yang dilakukan Badiklatda telah berhasil menghantarkan Jokowi 2 Periode dan memenangkan PDI Perjuangan menjadi partai penguasa.

Begitupun para kadernya sebagian sudah duduk di legislatif dan eksekutif.

“Badiklatda adalah lembaga strategis dengan struktur terpusat Badiklatpus DPP,” demikian dikatakan Sekretaris Badiklatda PDIP Banten Yuyi Rohmatunisa saat ditemui wartawan seusai rapat di DPD Bersama pengurus Badiklatda terlihat juga hadir anggota Dewan dari PDI Perjuangan Sugianto dan Bahrum HS wakil Ketua DPRD Prov.Banten selaku dewan pembina ideologi dan kaderisasi DPD PDI Perjuangan,
Kamis (2/09/2021). Yuyi membenarkan dalam rapat tersebut membahas soal pelatihan PAC se Banten.

“Badiklatda akan menggelar pelatihan untuk para pengurus PAC dengan (Prokes) protokol kesehatan ketat. Rencananya pengurus Badiklatda akan berkordinasi terlebih dahulu melalui Sekjen Badiklatpus Ananta Wahana, anggota DPR RI Dapil Banten, sudah diagendakan, Minggu (5/09/2021)

Adapun materi yang diberikan dalam pelatihan pengurus PAC apabila kegiatan terlaksana, sama seperti pelatihan sebelumnya. Hanya ada penambahan
seperti di era digital dan komputerisasi kader, harus menguasai media sosial agar bisa menangkal hoax dan kader harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sangat banyak program program keberhasilan pemerintah Jokowi yang sudah dilaksanakan salah satunya pembangunan Infrastruktur Jalan-jembatan, sertifikat gratis, bantuan pekerja, pendidikan, kesehatan, UMKM dan bantuan sosial (bansos) yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat ditambah subsidi listrik, rumah, gratis pajak kendaraan dan sebagainya. Di masa pandemi keberhasilan partai dan Jokowi oleh kader bisa disampaikan melalui sosial media.

“Kemudian materi yang tentunya sudah dipahami sebagian kader namun terus kita semangati kembali soal 5 mantap, PDI Perjuangan Mantap ideologi, Mantap kader, mantap organisasi, mantap SDM dan mantap program,” kata Yuyi.

Menurut Yuyi, kader setingkat PAC harus bisa berperan aktif di dalam komunikasi, mencatat, mengawasi, dan melaporkan adanya penyimpangan program-program pemerintah yang diturunkan untuk masyarakat baik bersumber dari Pusat (APBN) maupun daerah (APBD) berikut dengan solusinya agar tidak terulang adanya kesalahan di kemudian hari.

Terakhir,sambung Yuyi, kader harus memiliki wawasan kebangsaan, militan, disiplin, loyal, ikhlas dan bebas korupsi.

“Kader PDI Perjuangan bukan sekedar teori berbaju merah tapi prakteknya nyata di masyarakat semangat membumikan Pancasila semangat Berdikari,” pungkas Yuyi Rohmatunisa. (Bayu)